Panjang Umur

Waktu berulang tahun, saya mendapatkan ucapan selamat dengan (salah satu) ucapan doa “Semoga panjang umur” dari seorang kawan. Saya langsung meminta agar tidak didoakan itu, karena saya tidak ingin berumur terlalu panjang melebihi umur Rasulullah, umur yang cukup saja, tidak terlalu panjang dan pendek. Kualitas umur jauh lebih penting daripada kuantitas, syukur2 bisa mendapatkan keduanya tapi itu susah :D Kualitas disini adalah umur yang kita miliki bisa membawa berkah.

Berdasarkan pengamatan saya, umur manusia itu memiliki bentuk kurva parabola terbalik, sumbu X adalah umur dan sumbu Y adalah fisik. Puncaknya adalah pada saat X = 30 sampai 40 tahun, setelah itu kondisi fisik akan turun. Dan lama-lama akan semakin lemah, kita akan merasa seperti anak kecil yang akan memerlukan perhatian/bantuan dari orang lain. Apalagi kalo sudah sakit-sakitan. Saya tidak ingin (terlalu) membebani orang lain dengan umur panjang.

Akhirnya kawan saya tsb mengganti doanya menjadi “Semoga sehat dan sukses selalu”. Saya senang dengan doa yang baru tsb. Terima kasih semuanya :)

Leave a Reply