Apakah Bulan Ramadhan Perlu Dihormati?
Saturday, August 30th, 2008Seperti tahun-tahun sebelumnya, menjelang Bulan Ramadhan selalu saja ada aksi (demo, sweeping, atau tindakan lain untuk menutup tempat2 hiburan) atau tulisan (spanduk, baligo, dll) yang mengajak untuk menghormati Bulan (Suci) Ramadhan. Melihat atau membaca hal-hal tersebut, saya jadi bertanya-tanya, apakah Bulan (Suci) Ramadhan perlu dihormati? atau apakah Bulan (Suci) Ramadhan minta dihormati?
Menurut saya, Bulan (Suci) Ramadhan tidak perlu dihormati atau minta dihormati, karena ini hanya sekedar bulan, salah satu bulan penanggalan hijriyah. Kalau didalam bulan puasa tersebut memang jelas ada keistimewaannya (umat muslim diwajibkan puasa satu bulan penuh, bulan turunnya Al-Qur’an, didalamnya ada malam lailatul qodar). Tetapi apakah pantas umat islam melakukan aksi (tidak simpatik) dengan melakukan sweeping,long march, atau apapun yang mengakibatkan kerugian untuk orang lain? Kenapa saya menyebutkan kata-kata “tidak simpatik”, karena banyak aksi-aksi itu merugikan orang lain, sweeping menimbulkan ketakutan (orang seakan-akan diteror, kalau sudah menjadi diteror, akan menjadi teroris), longmarch akan menimbulkan kemacetan yang merugikan waktu orang lain dan kerugian negara di subsidi BBM karena konsumsi BBM akan naik karena terbuang percuma akibat kemacetan yang timbul.
Bagi yang terbiasa puasa sunnah di luar Bulan (Suci) Ramadhan, mungkin akan menganggap puasa di Bulan (Suci) Ramadhan lebih ringan godaannya dibandingkan dengan puasa di luar Bulan (Suci) Ramadhan, karena kondisi Bulan (Suci) Ramadhan lebih kondusif untuk melakukan puasa. Banyak tempat-tempat makan yang tutup, atau kalaupun buka ditutup. Hampir semua orang juga puasa, baik di kantor maupun di jalan, intinya tidak ada orang makan terang-terangan di depan orang lain.
Selamat menjalankan ibadah puasa ramadhan, bagi yang menjalankan. Puasa itu tidak hanya menahan lapar dan haus, tapi menahan hawa nafsu (ini yang susah
). Jangan sampai kita melakukan hal-hal yang tidak simpatik yang dapat merugikan orang lain, kita harus dapat menahan diri dari segala godaan (setan, setan berwujud manusia, manusia itu sendiri, dll)