<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments for catatan seorang musafir</title>
	<atom:link href="http://awsetiawan.web.id/?feed=comments-rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://awsetiawan.web.id</link>
	<description>- belajar apapun, dimanapun, kapanpun dari siapapun -</description>
	<pubDate>Sat, 04 Sep 2010 23:07:54 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
		<item>
		<title>Comment on Tahlil by Abu Arkan</title>
		<link>http://awsetiawan.web.id/?p=12#comment-523</link>
		<dc:creator>Abu Arkan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Aug 2010 01:08:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://awsetiawan.web.id/?p=12#comment-523</guid>
		<description>ini mas2 yang butuh dalil pahala sampai ke mayyit Sabda Rasulullah saw :
“Sungguh seorang lelaki berkata kepada Nabi saw : Sungguh Ibuku wafat, dan aku mengira jika ia sempat
bicara ia akan bersedekah, maka apakah ada pahala untuknya jika aku bersedekah atas namanya..?,
maka bersabda Rasulullah saw : Betul” (Shahih Bukhari), dan dalam Al-Qur'an orang tidak bisa terima do'a dan kiriman pahala adalah setelah melalui padang Mahsar, sebelumnya mereka masih bisa menerima seperti masih di alam barzah ( di kuburan)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ini mas2 yang butuh dalil pahala sampai ke mayyit Sabda Rasulullah saw :<br />
“Sungguh seorang lelaki berkata kepada Nabi saw : Sungguh Ibuku wafat, dan aku mengira jika ia sempat<br />
bicara ia akan bersedekah, maka apakah ada pahala untuknya jika aku bersedekah atas namanya..?,<br />
maka bersabda Rasulullah saw : Betul” (Shahih Bukhari), dan dalam Al-Qur&#8217;an orang tidak bisa terima do&#8217;a dan kiriman pahala adalah setelah melalui padang Mahsar, sebelumnya mereka masih bisa menerima seperti masih di alam barzah ( di kuburan)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Tahlil by Abu Arkan</title>
		<link>http://awsetiawan.web.id/?p=12#comment-522</link>
		<dc:creator>Abu Arkan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Aug 2010 00:50:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://awsetiawan.web.id/?p=12#comment-522</guid>
		<description>Assalamu'alaikum 
Toek Mas2 yang nggk setuju dengan amalan2 orang NU seperti tahlil misalnya nggk usah cari2 dalil2 yang di ada2kan deh, nggk bakal nemuin dalil yang melarang orang untuk tahlil, dan salah besar kl alasan mereka ngelarang tahlil dengan alasan itu budaya hindu, di hindu tidak ada acara kirim2 do'a dan pahala seperti itu, justru adanya kirim pahala dan do'a itu terjadi sejak Rasulullah SAW, jadi amal – amal pahala kita tidak disia – siakan oleh Allah Swt dan pahala – pahala orang – orang yang telah
wafat, pahala kita bisa kita hadiahkan kepada mereka. Bahkan berkata Al Imam Asy-Syaukani didalam
Nailul Authar menjelaskan bahwa doa sampai kepada yang hidup dan yang wafat. Bukan hanya yang wafat
saja, kalau sudah dirangkai dengan doa maka kita dengar satu nama seorang yang sangat dalam dalam
ilmu haditsnya Abul Abbas Muhammad bin Ishaq Atsaqafi alaihi rahmatullah yaitu seorang muhaddits yang
meriwayatkan lebih dari 5.000 hadits yang diambil oleh Imam Ibn Khudzaimah dan Imam Ibn Hibban
didalam Shahih mereka. Ini Abul Abbas Muhammad bin Ishaq Atsaqafi berkata “aku menyembelih 12.000
ekor kambing di hari Idul Adha pahalanya aku hadiahkan untuk Rasulullah Saw dan aku
mengkhatamkan 12.000X khatam alqur’an, pahalanya kuhadiahkan untuk Rasulullah Saw”, demikian
cinta mereka kepada Sayyidina Muhammad Saw. seorang perowi hadits yang ilmu dan amalannya tersambung lurus pada Rasulullah saja mau menjalankan amalan2 yang sama sebagaimana dalam acara tahlil, kenapa anda2 yang baru lahir kemarin yang nggk jelas ilmu anda dapetnya dari mana sudah berani membid'ahkan acara tahlil dan kirim pahala pada mayyit, jadi saya menolak keras jika tahlil itu dianggap budaya hindu dan tuduhan2 lainnya yang hanya atas dasar kebencian mereka kepada kelompok kami, begini saja saudara2 yang anti tahlil tunjukkan saja hadits larangan yang datang dari rosullah langsung tentang tahlil itu sendiri jangan pakai dalil kalau dan andai2 atau kiasan2 hayalan anda tentang kelompok kami, semoga anda yang belum kebuka hatinya mendapat petunjuk dari Allah, Wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum<br />
Toek Mas2 yang nggk setuju dengan amalan2 orang NU seperti tahlil misalnya nggk usah cari2 dalil2 yang di ada2kan deh, nggk bakal nemuin dalil yang melarang orang untuk tahlil, dan salah besar kl alasan mereka ngelarang tahlil dengan alasan itu budaya hindu, di hindu tidak ada acara kirim2 do&#8217;a dan pahala seperti itu, justru adanya kirim pahala dan do&#8217;a itu terjadi sejak Rasulullah SAW, jadi amal – amal pahala kita tidak disia – siakan oleh Allah Swt dan pahala – pahala orang – orang yang telah<br />
wafat, pahala kita bisa kita hadiahkan kepada mereka. Bahkan berkata Al Imam Asy-Syaukani didalam<br />
Nailul Authar menjelaskan bahwa doa sampai kepada yang hidup dan yang wafat. Bukan hanya yang wafat<br />
saja, kalau sudah dirangkai dengan doa maka kita dengar satu nama seorang yang sangat dalam dalam<br />
ilmu haditsnya Abul Abbas Muhammad bin Ishaq Atsaqafi alaihi rahmatullah yaitu seorang muhaddits yang<br />
meriwayatkan lebih dari 5.000 hadits yang diambil oleh Imam Ibn Khudzaimah dan Imam Ibn Hibban<br />
didalam Shahih mereka. Ini Abul Abbas Muhammad bin Ishaq Atsaqafi berkata “aku menyembelih 12.000<br />
ekor kambing di hari Idul Adha pahalanya aku hadiahkan untuk Rasulullah Saw dan aku<br />
mengkhatamkan 12.000X khatam alqur’an, pahalanya kuhadiahkan untuk Rasulullah Saw”, demikian<br />
cinta mereka kepada Sayyidina Muhammad Saw. seorang perowi hadits yang ilmu dan amalannya tersambung lurus pada Rasulullah saja mau menjalankan amalan2 yang sama sebagaimana dalam acara tahlil, kenapa anda2 yang baru lahir kemarin yang nggk jelas ilmu anda dapetnya dari mana sudah berani membid&#8217;ahkan acara tahlil dan kirim pahala pada mayyit, jadi saya menolak keras jika tahlil itu dianggap budaya hindu dan tuduhan2 lainnya yang hanya atas dasar kebencian mereka kepada kelompok kami, begini saja saudara2 yang anti tahlil tunjukkan saja hadits larangan yang datang dari rosullah langsung tentang tahlil itu sendiri jangan pakai dalil kalau dan andai2 atau kiasan2 hayalan anda tentang kelompok kami, semoga anda yang belum kebuka hatinya mendapat petunjuk dari Allah, Wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Berbeda Pendapat, Bukan Terpecah by kang kin</title>
		<link>http://awsetiawan.web.id/?p=14#comment-520</link>
		<dc:creator>kang kin</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Aug 2010 07:41:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://awsetiawan.web.id/?p=14#comment-520</guid>
		<description>dengan banyaknya perbedaan pendapat menyadarkan kita akan banyaknya ilmu Allah, dan kelemahan kita manusia didalam menguasai ilmu itu seluruhnya, adalah bijak bila dengan banyaknya perbedaan itu membuat kita sadar dan mau belajar lebih banyak,sehingga akan timbul sikap menghormati kelebihan orang lain.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dengan banyaknya perbedaan pendapat menyadarkan kita akan banyaknya ilmu Allah, dan kelemahan kita manusia didalam menguasai ilmu itu seluruhnya, adalah bijak bila dengan banyaknya perbedaan itu membuat kita sadar dan mau belajar lebih banyak,sehingga akan timbul sikap menghormati kelebihan orang lain.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Puasa (Tidak Hanya) Menahan Lapar dan Haus by resep puasa</title>
		<link>http://awsetiawan.web.id/?p=25#comment-517</link>
		<dc:creator>resep puasa</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Aug 2010 05:25:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://awsetiawan.web.id/?p=25#comment-517</guid>
		<description>puasa juga melatih kesabaran dan menguji iman</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>puasa juga melatih kesabaran dan menguji iman</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Dzikir Menggunakan Tasbih by wong dheso</title>
		<link>http://awsetiawan.web.id/?p=11#comment-508</link>
		<dc:creator>wong dheso</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Aug 2010 04:12:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://awsetiawan.web.id/?p=11#comment-508</guid>
		<description>Saya dapat oleh2 tasbih yang baru pulang naik haji jadi para Mufti dan askar di Arab Saudi tidak merazia para pedagang yang menjual tasbih hanya saja di tempat kita yang merazia tasbih di masjid</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya dapat oleh2 tasbih yang baru pulang naik haji jadi para Mufti dan askar di Arab Saudi tidak merazia para pedagang yang menjual tasbih hanya saja di tempat kita yang merazia tasbih di masjid</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Tarawih 20 Raka&#8217;at by wong dheso</title>
		<link>http://awsetiawan.web.id/?p=13#comment-507</link>
		<dc:creator>wong dheso</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Aug 2010 04:04:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://awsetiawan.web.id/?p=13#comment-507</guid>
		<description>Alhamdulillah saya punya buku membahas tentang sholat tarawih 20 rakaat</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah saya punya buku membahas tentang sholat tarawih 20 rakaat</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Dzikir Menggunakan Tasbih by Nunu Tasbih</title>
		<link>http://awsetiawan.web.id/?p=11#comment-501</link>
		<dc:creator>Nunu Tasbih</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Jul 2010 12:34:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://awsetiawan.web.id/?p=11#comment-501</guid>
		<description>Antara pro dan kontra, Allah maha tau..
saya hanya jualan saja... :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Antara pro dan kontra, Allah maha tau..<br />
saya hanya jualan saja&#8230; <img src='http://awsetiawan.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Tahlil by Wiro Sableng</title>
		<link>http://awsetiawan.web.id/?p=12#comment-485</link>
		<dc:creator>Wiro Sableng</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 07:57:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://awsetiawan.web.id/?p=12#comment-485</guid>
		<description>Assalamu 'alaikum wr. wb


Janganlah kalian semua saling berdebat untuk masalah bid'ah ini. Ini dikarenakan karena dangkalnya ilmu yang kita miliki . Jika Tahlil kita anggap itu suatu kebaikan , tidak ada salahnya kita melaksanakan , karena dalam tahlil kita juga berdoa kepada Allah SWT  .Yang penting niat kita dalam suatu perbuatan. Kita juga tidak menyalahkan mereka yang tidak ikut tahlil-an karena mereka juga punya dasar-dasarnya.

Yang penting bagi kita sesama umat Muslim , kita saling menjaga kerukunan . jika kita saling berdebat akan ada orang yang senang yaitu orang - orang kafir .Mereka akan senang jika sesama umat Muslim hancur berai.

Wassalamu 'alaikum wr. wb.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu &#8216;alaikum wr. wb</p>
<p>Janganlah kalian semua saling berdebat untuk masalah bid&#8217;ah ini. Ini dikarenakan karena dangkalnya ilmu yang kita miliki . Jika Tahlil kita anggap itu suatu kebaikan , tidak ada salahnya kita melaksanakan , karena dalam tahlil kita juga berdoa kepada Allah SWT  .Yang penting niat kita dalam suatu perbuatan. Kita juga tidak menyalahkan mereka yang tidak ikut tahlil-an karena mereka juga punya dasar-dasarnya.</p>
<p>Yang penting bagi kita sesama umat Muslim , kita saling menjaga kerukunan . jika kita saling berdebat akan ada orang yang senang yaitu orang - orang kafir .Mereka akan senang jika sesama umat Muslim hancur berai.</p>
<p>Wassalamu &#8216;alaikum wr. wb.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Apakah Bulan Ramadhan Perlu Dihormati? by Ramadhan</title>
		<link>http://awsetiawan.web.id/?p=20#comment-470</link>
		<dc:creator>Ramadhan</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 06:11:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://awsetiawan.web.id/?p=20#comment-470</guid>
		<description>mari kita sambut bulan ramadhan ini :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mari kita sambut bulan ramadhan ini <img src='http://awsetiawan.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Dzikir Menggunakan Tasbih by khuya_2</title>
		<link>http://awsetiawan.web.id/?p=11#comment-468</link>
		<dc:creator>khuya_2</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jul 2010 05:31:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://awsetiawan.web.id/?p=11#comment-468</guid>
		<description>Tasbih adalah semacam kalung sebagai alat bantu untuk berdoa dalam agama Islam. Tasbih kemungkinan merupakan contoh rosario yang digunakan oleh kaum Kristen, terutama Katolik Roma. Di sisi lain tasbih sendiri kemungkinan besar berdasarkan Mala atau Ganitri yang digunakan oleh kaum Hindu dan Buddha.

Biasanya tasbih dibuat dari kayu, namun ada pula tasbih yang dibuah dari bji-biji zaitun. Umumnya sebuah tasbih terdiri dari 99 batu. Angka 99 ini melambangkan 99 Asma Allah. Namun ada pula tasbih yang terdiri dari 33 atau 11 batu-batuan. Pada kedua kasus terakhir ini, sang pengguna harus mengulangi lingkaran tiga atau sembilan kali. Meskipun begitu, ada pula tasbih yang terdiri dari 100 atau 1.000 batu.

Diperkirakan umat Muslim mencontoh penggunaan tasbih dari umat Buddha dan kemudian oleh para ksatria Perang Salib dibawa ke Eropa sebagai rosario. Paus Pius V menulis pada tahun 1596 di sebuah bul bahwa Dominicus, pendiri ordo Dominikan, memperkenalkan rosario pada tahun 1221 di Eropa.

Konon pada masa awal penyebaran Islam, para jemaat Islam mengaji Asma-Asma Allah dengan bantuan batu-batu kerikil kecil. Karena Nabi Muhammad SAW kemungkinan besar tidak menggunakan tasbih, maka benda ini oleh kaum Wahhabi dianggap sebagai pembaharuan non-Islami.

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Tasbih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tasbih adalah semacam kalung sebagai alat bantu untuk berdoa dalam agama Islam. Tasbih kemungkinan merupakan contoh rosario yang digunakan oleh kaum Kristen, terutama Katolik Roma. Di sisi lain tasbih sendiri kemungkinan besar berdasarkan Mala atau Ganitri yang digunakan oleh kaum Hindu dan Buddha.</p>
<p>Biasanya tasbih dibuat dari kayu, namun ada pula tasbih yang dibuah dari bji-biji zaitun. Umumnya sebuah tasbih terdiri dari 99 batu. Angka 99 ini melambangkan 99 Asma Allah. Namun ada pula tasbih yang terdiri dari 33 atau 11 batu-batuan. Pada kedua kasus terakhir ini, sang pengguna harus mengulangi lingkaran tiga atau sembilan kali. Meskipun begitu, ada pula tasbih yang terdiri dari 100 atau 1.000 batu.</p>
<p>Diperkirakan umat Muslim mencontoh penggunaan tasbih dari umat Buddha dan kemudian oleh para ksatria Perang Salib dibawa ke Eropa sebagai rosario. Paus Pius V menulis pada tahun 1596 di sebuah bul bahwa Dominicus, pendiri ordo Dominikan, memperkenalkan rosario pada tahun 1221 di Eropa.</p>
<p>Konon pada masa awal penyebaran Islam, para jemaat Islam mengaji Asma-Asma Allah dengan bantuan batu-batu kerikil kecil. Karena Nabi Muhammad SAW kemungkinan besar tidak menggunakan tasbih, maka benda ini oleh kaum Wahhabi dianggap sebagai pembaharuan non-Islami.</p>
<p>Sumber: <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tasbih" rel="nofollow">http://id.wikipedia.org/wiki/Tasbih</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
